✓ Cara Membuat Jurnal UMUM Persekutuan dan Perusahaan Dagang dan Perusahaan Jasa

Konten [Tampil]
Jurnal umum perusahaan dagang metode perpetual dan metode fisik bukanlah sebuah hal yang mudah dilakukan karena kedua metode pencacatan tersebut akan menghasilkan laporan keuangan yang berbeda. Nah cara membuat jurnal umum metode perpetual dalam perusahaan dagang akan lebih mudah diberikan sebuah contoh soal ya.

Contoh soal jurnal umum perusahaan dagang dengan menggunakan metode perpetual, apa itu metode perpetual dan metode fisik, bagaimana cara mencatat transaksi kedalam jurnal umum dan jurnal khusus.

Jurnal umum perusahaan dagang dan jasa lengkap akan menjelaskan semua siklus dalam prosedur akuntansi yang dimulai dari bukti transaksi hingga menjadi sebuah laporan keuangan perusahaan.

Apa itu Metode Perpetual dan Metode Fisik.

Metode perpetual adalah sebuah metode yang dilakukan dengan cara mencatat setiap transaksi persediaan yang masuk dan keluar pada saat terjadinya penjualan sehingga akan muncul akun harga pokok penjualan. Metode fisik adalah metode pencatatan persediaan akhir dimana dilakukan pengecekan secara fisik untuk menentukan jumlah yang menjadi persediaan akhir

Perbedaan Metode Perpetual dan Metode Fisik

Perbedaan metode perpetual dan metode fisik terletak pada saat pengakuan persediaan akhir dimana metode perpetual akan langsung diakui pada saat terjadinya penjualan sedangkan metode fisik hanya akan mengakui pada saat akhir bulan.

Contoh Soal Jurnal Umum Perusahaan Dagang Metode Perpetual dan Fisik

Contoh soal jurnal umum perusahaan dagang metode perpetual dan fisik yang akan diterangkan pada perusahaan puspita sari sebagai berikut ini

Jawaban instuksi 3 firma puspita sari

Jawaban instuksi 3 firma puspita sari

Cara Membuat Jurnal Umum Perusahaan dengan Metode Fisik

Contoh soal dan jawaban metode perpetual dan periodik harus mengetahui terlebih dahulu neraca saldo awal yang dijadikan bahan untuk melaksanakan siklus akuntansi, adapun neraca saldo awal sebagai berikut;

✓ Cara Membuat Jurnal UMUM Persekutuan dan Perusahaan Dagang dan Perusahaan Jasa


Cara membuat jurnal umum perusahaan dengan metode fisik yang hanya mengakui persediaan pada akhir bulan setiap opname persediaan adalah sebagai berikut ini.


Tanggal
Keterangan
 Debit
 Kredit
1
Kendaraan
 Rp  20.000.000


   Kas

 Rp  10.000.000

   Utang Wesel

 Rp  10.000.000
2
Utang wesel
 Rp  20.000.000


Beban Bunga
 Rp        900.000


Utang Bunga Wesel
 Rp    2.700.000


   Kas

 Rp  23.600.000
3
Pembelian
 Rp  54.750.000


Uang Muka PPn
 Rp    5.475.000


   Kas

 Rp  60.225.000
4
Piutang
 Rp  66.990.000


   Penjualan

 Rp  60.900.000

   Utang PPN

 Rp    6.090.000
5
Kas
 Rp  65.000.000


   Piutang Dagang

 Rp  65.000.000
6
Utang Dagang
 Rp  55.000.000


   Kas

 Rp  55.000.000
7
Biaya Gaji
 Rp    3.900.000


   Kas

 Rp    3.900.000
8
Persediaan Suplais
 Rp    1.000.000


   Kas

 Rp    1.000.000
9
Kas
 Rp  25.900.000


    Investasi Deposito

 Rp  25.000.000

    Pendapatan deposito

 Rp        300.000

   Piutang Bunga Deposito
 Rp        600.000
10
Utang Gaji
 Rp        480.000

  
   Kas

 Rp        480.000
11
Utang Biaya
 Rp        750.000


   Kas

 Rp        750.000
12
Biaya Macam-Macam
 Rp    4.600.000


   Kas

 Rp    4.600.000
13
Utang PPh
 Rp    4.542.184


   Kas

 Rp    4.542.184
14
Prive Sani
 Rp    2.000.000


Prive Rina
 Rp    2.000.000


Prive Tika
 Rp    1.000.000


   Kas

 Rp    5.000.000
15
Utang PPN
 Rp    6.090.000


   Kas

 Rp        615.000

   Uang Muka PPn

 Rp    5.475.000
16
Beban Rugi Piutang
 Rp        200.000


   CKP

 Rp        200.000
17
Penjualan
 Rp  11.000.000


    Kas

 Rp  10.000.000

    Utang PPn

 Rp    1.000.000


Setelah melakukan pencatatan terhadap jurnal umum, maka langkah selanjutnya membuat neraca saldo sebelum penyesuaian, adapun neraca saldo sebelum penyesuaian yang terbentuk sebagai berikut ini.


Firma Puspita Sari 
Laporan Posisi Keuangan
Per 31 desember 2020
Kas
 Rp    51.049.616
Utang Dagang
 Rp    18.295.000
Piutang Dagang
 Rp    16.850.000
Utang Biaya
 Rp                        -
Barang Dagangan
 Rp    22.700.000
Utang Gaji
 Rp             50.000
Persediaan Suplais
 Rp       1.720.000
Utang Wesel
 Rp    10.000.000
Peralatan
 Rp    14.000.000
Utang Bunga Wesel
 Rp                        -
Kendaraan
 Rp    35.000.000
Utang PPh
 Rp                        -
Goodwill
 Rp       8.676.584
Modal Sani
 Rp    42.985.595
Investasi Deposito
 Rp                        -
Modal Rina
 Rp    45.014.405
Uang Muka PPh
 Rp                        -
Modal Tika
 Rp    22.000.000
Uang Muka Biaya
 Rp          500.000
Penjualan
 Rp    70.900.000
Piutang Bunga Deposito
 Rp                        -
Utang PPn
 Rp       1.000.000
Beban Bunga
 Rp          900.000
Akm Dep Peralatan
 Rp       6.000.000
Pembelian
 Rp    54.750.000
CKP
 Rp          101.200
Biaya Gaji
 Rp       3.900.000
Akm Dep kendaraan
 Rp       3.000.000
Biaya Macam-Macam
 Rp       4.600.000
Pendapatan Bunga
 Rp          300.000
Prive Sani
 Rp       2.000.000


Prive Rina
 Rp       2.000.000


Prive Tika
 Rp       1.000.000


Total
 Rp  219.646.200
Total
 Rp  219.646.200


Demikianlah cara membuat jurnal umum menjadi laporan posisi keuangan pada perusahaan dagang dengan metode perpetual semoga anda paham ya kawan.

1 Komentar untuk "✓ Cara Membuat Jurnal UMUM Persekutuan dan Perusahaan Dagang dan Perusahaan Jasa"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel